Tampilkan postingan dengan label humor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label humor. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Februari 2011

Banyolan wkwkwkwk

Tidak Dengar

Saat sedang mendengarkan firman Tuhan di Gereja, ibu Nina merasa terganggu dengan dua wanita yang duduk didepannya. Kedua wanita itu ngobrol terus selama pendeta sedang berkhotbah dan hal itu membuatnya tidak bisa mendengarkan firman yang disampaikan pendeta tersebut.

Karena tidak mau terganggu lebih lama, ibu Nita menepuk bahu salah satu wanita tersebut.

Maaf , ya, Bu,” katanya, “Saya tidak bisa dengar.”

Wanita menjawab dengan ketus,
Loh......, bagus donk kalau anda tidak dengar. Apapun yang kami bicarakan, bukan urusan anda dan ini rahasia! Anda tidak perlu dengar pembicaraan kami.”
wkwkwkwkwkwk.............




Gak Suka Nama Lia

Sepasang suami istri bertengkar hebat, cuma gara-gara anaknya diberi nama Lia oleh sang suami dahulu waktu lahir.

Mama : “Sudah aku bilang dari dulu, jangan diberi nama 
             Lia anak kita.”

Papa : “Kenapa......?”

Mama : “Aku jadi stres, para tetangga kita disini 
             semua selalu memanggilku...
             itu..........mamalia..........mamalia..........”

xixixixixixixi..............

Kamis, 03 Februari 2011

Senyum Donk

Menjadi Seorang Istri 




Seorang lelaki berdoa: "Oh Tuhan, saya tidak terima. Saya bekerja begitu keras di kantor, sementara istri saya enak-enakan di rumah. Saya ingin memberinya pelajaran, tolonglah ubahlah saya menjadi istri dan ia menjadi suami."

Tuhan pun mengabulkan doanya. Keesokan paginya, lelaki yang telah berubah wujud menjadi istri tersebut terbangun dan cepat-cepat ke dapur menyiapkan sarapan. Kemudian membangunkan kedua anaknya untuk bersiap-siap kesekolah. Lalu ia mengumpulkan dan memasukkan  baju-baju kotor ke dalam mesin cuci. Setelah suami dan anak pertamanya berangkat, ia mengantar anaknya yang kecil ke sekolah taman kanak-kanak. Pulang dari sekolah TK, ia mampir ke pasar untuk belanja. Sesampainya di rumah, setelah menolong anaknya ganti baju, ia menjemur pakaian dan kemudian memasak untuk makan siang.

Selesai memasak, ia mencuci piring-piring kotor. Lalu ia haus pergi membayar tagihan listrik dan telepon. Pulang dari bank, ia menyetrika baju. Sore harinya ia menyiram tanamandi halaman, kemudian memandikan anak-anak, kemudian membantu mereka mengerjakan PR. Malam harinya ia kelelahan dan tidur terlelap.

Dua hari menjalani peran sebagai istri ia tak tahan lagi. Sekali lagi ia berdoa, "Ya Tuhan, ampuni aku. Ternyata aku salah. Aku tak kuat lagi menjalani peran sebagai istri. Tolong kembalikan aku menjadi suami lagi." Tuhan menjawab: "Bisa saja, tapi kamu harus menunggu sembilan bulan, karena saat ini kamu sedang hamil."

Hahahahahahaha
GBU ALL